Gw teringat gw yang dulu. Gw yang selalu berusaha nyenengin semua orang. Gw yang masalah terberat dalam hidupnya adalah saat ada orang yang gak suka sama dirinya. Gw yang merasa kebahagiaannya ditentukan dari pandangan positif-negatif dari orang lain.
Maybe it's good for some people.
But it definitely doesn't work for me.
I forget my own dream, lowering my self esteem, and the worst is i start to grieving myself.
That's not great, absolutely far far away from great.
Emang sih, kritikan itu perlu, kontra itu perlu, even pandangan negatif pun terkadang perlu sebagai alarm kita buat terus intropeksi dan evaluasi diri. Samalah pentingnya oposisi di pemerintahan.
Tapi, tapiiii, baru setahun ini gw belajar, kalo bukan berarti juga kita harus berubah sesuai dengan kritikan dan protes2 itu, guna menyenangkan dan mengubah citra negatif jadi positif di mata oposisi kita.
Gak lah, sebagai manusia yang dewasa, dan sudah bisa mengidentifikasi yang benar dan salah menurut nilai2 yang kita pegang, percaya aja sama apa yang kita yakinin benar, ngapain musti ikut sana ikut sini apa kata orang.
In fact, no matter how hard we try, we just can't please everyone.
Terima aja kalo ada yang gak suka sama pikiran kita, pandangan kita, cara kita, toh semua manusia emang dilahirkan bukan cuma DNA yang berbeda, tapi juga karakter-karakter yang berbeda. Jadi kenapa kita harus maksain diri buat jadi seperti apa yang disukai setiap orang..?
Seorang sahabat pernah bilang ke gw saat gw bilang gw pengen ke psikolog bla bla supaya bisa lebih sadar kekurangan gw bla bla dan gw bisa perbaikin bla bla biar gw makin sesuai harapan semua orang bla bla. Saat itu dia cuma bilang gini ke gw: "Jadi diri lo aja sendiri, Di. Jadi apa yang lo mao." And it hit me so hard.
Well, since i knew what's right and wrong with all my value and all i do is my best, i don't care if someone thinks im not good enough. That's their problem, fool me if i take it as mine too.
So, i wanna be great as Om Johnny said. Just do basically what i want to do, don't have to answer to anyone, and of course not harming anyone.
Ikut-ikutan itu hanya sama orang-orang yang share nilai, moral, ideal yang sama. Kek Om Johnny ini. hehehe..
Sudah saatnya gw jadi dewasa. Yakin dengan prinsip sendiri. Yakin dengan ukuran benar dan salah yang sudah gw definisikan sendiri berdasarkan pelajaran hidup selama ini.
And please do note this:
Eventhough we can't please everyone, but we still can always please someone.


